
Bangkok, Thailand – Infusion Nurse Network Association (INNA) menyelenggarakan Southeast Asian Infusion Nursing Summit 2026 pada 25–26 Maret 2026 di Grande Centre Point Prestige, Bangkok. Forum regional ini mempertemukan para pemimpin, praktisi, dan organisasi keperawatan infus dari berbagai negara Asia Tenggara untuk memperkuat kompetensi, kolaborasi, serta standar praktik keperawatan infus di kawasan.
Summit dibuka secara resmi oleh Dr. Pattrarat Tannukit, Presiden INNA Thailand, yang menyampaikan tujuan pertemuan regional ini sebagai wadah berbagi praktik terbaik dan penyusunan arah strategis bersama. Acara pembukaan juga diisi dengan sambutan kehormatan dari Mr. Akaike Toshiyuki, Chairman & Managing Director Terumo Asia Holdings Pte. Ltd.
Pada sesi utama, Dr. Hideto Yasuda, Representative Director J‑IVCARES, menyampaikan paparan kunci mengenai pengembangan kompetensi perawat infus berbasis standar internasional. Selanjutnya, perwakilan dari berbagai asosiasi nasional, termasuk INSM Malaysia, INA PERSAI Indonesia, INSS Singapore, dan INNA Thailand, mempresentasikan praktik terbaik serta pengalaman masing‑masing negara dalam pelayanan terapi infus. Dr Masfuri, SKp, MN sebagai ketua INA-PERSAI mempresentasikan best practice Indonesia dan berbagai kegiatan selama 2023-2026. Perwakilan INA PERSAI yang hadir dalam kegiatan ini adalah Rosdelima Simarmata, BN, SE, MARS, FISQua, Ns. Robiyatul Adawiyah, S.Kep, M.Kep., Sp.Kep.A. dan Jaka Supardi, S.Kp.

Selain sesi pleno, summit ini menghadirkan diskusi panel lintas negara yang membahas tantangan umum, seperti pencegahan komplikasi dan infeksi, standarisasi prosedur, implementasi pedoman klinis, serta pengembangan regulasi dan panduan nasional keperawatan infus.
Workshop Regional dan Kerja Kelompok
Acara dilanjutkan dengan Workshop Interaktif: “Building a Competency Framework for Infusion Nurses” yang dipimpin oleh Dr. Jeya Devi Coomarasamy, Presiden INSM. Peserta dibagi ke dalam kelompok lintas negara untuk membahas domain kompetensi utama perawat infus ASEAN. Hasil diskusi kelompok ini dirangkum menjadi draft Rencana Aksi Regional, yang diharapkan menjadi dasar penguatan kompetensi perawat infus di Asia Tenggara.

Kunjungan Klang Hospital
Pada hari kedua, peserta mengikuti kunjungan lapangan ke Bangkok Metropolitan Administration General Hospital (Klang Hospital), yang dikenal sebagai pusat unggulan terapi infus. Kegiatan ini mencakup pemaparan praktik rumah sakit, tur fasilitas, serta sesi tanya jawab mengenai sistem pelatihan berkelanjutan dan pengendalian mutu. Perawat di Klang Hospital menunjukan dan menjelaskan satu form infusion standar, sambil berkeliling kita bisa melihat semua form standard yang dipakai di UGD, ICU dan Bansal rawat
Southeast Asian Infusion Nursing Summit 2026 diharapkan menjadi tonggak penting dalam memperkuat jejaring profesional, menyelaraskan standar praktik, dan mendorong peningkatan kualitas pelayanan keperawatan infus di Asia Tenggara.